Community

Mendengar kata Ibu, rasanya tak terbanyangkan untuk menggambarkan betapa kuat dan hebatnya perjuangan seorang wanita yang telah mengandung sembilan bulan, mengorbankan waktu untuk dirinya sendiri. Terlebih jika usia yang masih sangat muda, tetapi sudah mendapat anugrah untuk menyandang status seorang Ibu. Di saat teman-teman yang lain masih sibuk untuk bersenang-senang, tapi para ibu muda justru menahan ego untuk tidak keluar rumah tanpa alasan karena ingin menjaga anak tercinta.

Pemuda adalah generasi pembangun, agent of change. Seperti ungkapan Bung Karno “Berikanlah aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia!”. Jika generasi muda di suatu negara tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, inspiratif, dan religius maka negara tersebut menjadi negara yang maju. Karena generasi muda adalah adalah aset penerus suatu bangsa.

Gerakan Outburst!, demikian para Muslimah muda Toronto menamai komunitas mereka. Para pemudi Muslimah Kanada tersebut menggalakkan sebuah gerakan yang memacu Muslimah muda untuk speak up melalui karya, baik di bidang seni, pendidikan ataupun penelitian. Anti kekerasan pada Muslimah, itulah tema besar yang mereka angkat.

Seperti diketahui Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Dengan kata lain, bagi yang tinggal di Negara Bhinneka Tunggal Ika ini, penduduknya sangat mudah untuk mempelajari, mengkaji Islam, dan mengerjakan ibadah-ibadah, bahkan menutup aurat dengan baik.

Mendengar kata mengaji, banyak orang langsung terbayang sebuah aktivitas membosankan, membuat kantuk, dan dihadiri hanya oleh orang tua. Bayangan tersebut perlahan berusaha diubah oleh komunitas Yuk Ngaji. Mereka hadir membangkitkan rasa minat maupun semangat anak muda untuk kembali mengaji atau mengkaji Islam. Selain itu didirikannya komunitas Yuk Ngaji karena keresahan para founder seperti Ustadz Felix Siauw Husain Assadi, Mas Cahyo, Ihsanul Muttaqin, dan Abietyasakti melihat fenomena anak muda yang jauh dari agamanya.

Child's Cup Full (CCF) merupakan sebuah wadah berkumpulnya para wanita kreatif yang juga peduli sosial. Mereka berkarya menghasilkan beragam asesoris handmade cantik dan mainan anak edukatif yang menarik untuk kemudian dijual di AS. Namun komunitas non profit ini tak mengambil keuntungan. Mereka melatih dan mempekerjakan para pengungsi wanita Palestina untuk menggarap kerajinan berdaya jual pasar internasional tersebut.

Para Muslimah di kawasan Texas Utara, Amerika Serikat, berkumpul pada sebuah wadah komunitas bernama Texas Muslim Women Foundation (TMWF). Mereka para Muslimah merupakan minoritas di kota koboi tersebut. Namun hal itu bukanlah kendala. Para Muslimah Koboi ini aktif memerangi segala tindak kekerasan terhadap wanita, baik itu wanita Muslimah maupun bukan.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang selalu memperbaiki dirinya, sedang Allah membenci orang-orang yang semakin buruk kualitas dirinya. Dengan memperbaiki diri, kita akan senantiasa semakin dekat dengan Sang Maha Kuasa. Dengan meninggalkan keburukan-keburukan, kita juga akan semakin jauh dari dosa dan semakin dekat dengan surgaNya. Aamiin.

Komunitas Muslimah Queensland di Australia patut lah diacungi jempol. Kumpulan para wanita Islam tersebut rela menghabiskan waktu dan tenaga mereka untuk pemberdayaan Sisters’ House. Seperti namanya, Sisters’ House merupakan sebuah rumah khusus untuk menaungi para Muslimah yang baru saja memeluk Islam.

Artikel Selanjutnya...